KANAL 4Test

JIP - SUV besar pasti lamban dan handling bermasalah ketika bermanuver high speed. Di sisi lain, SUV besar biasanya nyaman. Khusus LX570 ini, asumsi terakhir memang benar. Tapi, asumsi pertama, dengan mudah dipatahkah berkat penerapan berbagai teknologi yang dimiliki sebagai divisi kendaraan premium Toyota. 

Teknologi bertujuan memudahkan kehidupan. Namun bak pisau bermata dua, bila aplikasinya meleset, malah membuat berantakan. Kendaraan kehilangan karakter, dan sulit dinikmati sebagaimana mestinya. Bila teknologi mobil terlalu advance, dan penerapannya tidak matang, maka akan mengganggu performa.

            Itu yang pertama kali diantisipasi sebelum membawa SUV Lexus seri tertinggi ini. Maklum, membaca spesifikasi dan fitur-fiturnya saja, awam bakal terkagum-kagum. Saking khawatirnya, sama minta diajari beberapa fungsi standar yang biasanya tak ditemui pada SUV lain. Paling sederhana soal jok, meski sudah biasa mengoperasikan jok elektrik, namun masih ada satu tombol yang membingungkan, dan baru ketahuan efeknya setelah SUV ini diajak jalan.

            Meski LX570 ini berbasis Land Cruiser yang memiliki kemampuan off-road yang luar biasa sakti, sayangnya kali ini kami tak sempat membuktikannya. Selain waktu yang relatif singkat, kami juga sedikit was-was, mengingat harganya yang..ehm..cukup mahal.

Handal di Off-road, jago di On-road

            Meski sering menjajal SUV berukuran besar, tetap saja percaya diri sedikit turun ketika melihat dimensinya. Dengan panjang 5 m dan lebar 1,94 m, LX570 terhitung jumbo untuk SUV di Indonesia.

Apalagi masuk ke kabin, dan mencoba duduk di jok pengemudi, rasanya sulit memantau semua sudut mobil. Pun karakter handlingnya, rasanya bakal menyulitkan pengemudi yang agresif. Tapi tak mengapa, toh hampir semua pemilik SUV ini, pasti menikmati dari kursi tengah, alias pakai driver.

Namun semua prasangka itu hilang seketika, saat mulai membawanya keluar dari area parkir yang relatif sempit. Radius putar 11,7 m tak begitu mengganggu. Bila ada benda dekat empat sudut kendaraan, maka alarm akan menyala, dan di dasbor akan terpantau jelas sudut mana yang potensial ‘kena’.

Keluar ke jalan raya, rasa percaya diri bertambah. Mengarahkan kendaraan seberat 2,6 ton ini ternyata lebih mudah dari yang dibayangkan sebelumnya. Memang, sedikit terganggu ketika alarm kecil terus menyalak akibat pengemudi motor yang melintas terlalu dekat. Maklumlah, lalu lintas Jakarta memang jauh dari bayangan desainer Lexus.

Ketika masuk jalan bebas hambatan, kenikmatan mengemudi langsung berlipat. Sembari menikmati antrian membayar tol, tuas matic 6 speed digeser ke mode manual, agar dapat menikmati paddle shifter untuk girboks sequential yang presisi dan cepat. Tak lupa, mode suspensi digeser ke sport, yang membuatnya lebih keras dan responsif.

Begitu selesai bayar tol, pedal gas langsung diinjak dalam, sembari memainkan paddle shift dengan cepat. Akselerasinya langsung mengentak punggung. Meski tak diukur secara ilmiah, rasanya spesifikasi yang menyebut akselerasi 0-96 km per jam dalam 7,4 detik, tidak bohong. Napasnya tak habis-habis. Jadi maklum ketika beberapa media Amerika memuji mesin 3UR-FE ini.

Namun, membuat terkejut adalah handlingnya yang mantap. Tak ada rasa ragu dan penurunan percaya diri ketika jarum speedometer terus menanjak. Dan ini bukan hanya pada jalur lurus, tapi juga ketika berliku. SUV ini seolah berubah karakter, jadi lebih presisi, dan mantap. Kali ini, ‘rasa’nya tak lagi seperti SUV besar yang mudah sempoyongan. Manuver cepat, meliuk dan menyalip, dapat dilakukan dengan mudah dan presisi, laksana mengemudikan sedan bertenaga besar.

Bisa jadi performa itu didapat dari kombinasi tenaga 383 dk dengan transmisinya yang cepat dan halus. Atau Adaptive Variable Suspension yang menjamin stabilitas pada segala kecepatan, serta Variable Gear Ratio Steering, yang mengatur sudut belok serta beratnya putaran kemudi, berdasarkan kecepatan. Ketika diajak menikung cepat, tak ada gejala body roll yang biasanya mengganggu. Tak ada indikasi sedikit pun bahwa ini SUV seberat 2,6 ton. Asyiknya, semua didapat tanpa mengorbankan kenyamanan khas kendaraan kelas premium.

Drivetrain

            Sayang kami tidak sempat menjajal kemampuan penuhnya di off-road. Yang pasti, sama seperti SUV premium lain, LX570 pun menawarkan beberapa mode transmisi dan drivetrain yang dapat menyesuaikan dengan beragam medan berat.

Bedanya, Lexus juga menggunakan Crawl Control dengan Turn Assist. Dengan fitur ini, pengemudi akan dimudahkan ketika ingin bermanuver di medan berat dan sulit, semisal ingin belok tajam di tanjakan berbatu. Untuk jenis medan, tinggal pilih Rock, Rock & Dirt, Mogul, Loose Rock, atau Mud & Sand. Maka sistem transmisi, drivetrain dan suspensi akan menyesuaikan diri.

Sistem fulltime 4x4 –nya juga dilengkapi diferensial tengah (depan-belakang) Torsen, yang mengatur pembagian tenaga ke roda depan dan belakang, sesuai kebutuhan. Jangan lupa, sistem ini sudah diuji pada berbagai konsisi ekstrem, dari salju hingga gurun pasir. Jadi ketangguhan dan keampuhannya sudah teruji.

Suspensi

            Kunci performa mobil tak lepas dari mesin dan suspensi. Bila mesinnya dinilai sebagai salah satu yang terbaik dari kubu Toyota, maka suspensi pun masuk katagori masterpiece.

            Masih ingat sistem suspensi VX200 yang banyak dipuji? Yang mekanismenya diadopsi dari reli, namun dibanned lantaran terlalu mendominasi? Nah, LX570 ini menggunakan versi pengembangannya yang lebih canggih. Tentu disesuaikan untuk pemakaian normal dan kenyamanan kelas premium, bukan kompetisi.

            Sekilas sistemnya normal, menggunakan per keong, sokbreker dan stabilizer bar layaknya mobil lain. Namun sokbreker yang digunakan bukan sembarangan. Sebab menggunakan kendali elektronik Adaptive Variable Suspension, sehingga mampu menyesuaikan diri dengan berbagai medan, karakter mengemudi, serta kecepatan. Bukan hanya itu, ketinggian suspensi pun dapat diatur dengan Active Height Control.

Mesin

Disebut-sebut sebagai mesin V8 paling bertenaga yang pernah diproduksi Toyota, dengan kapasitas 5.700 cc, mesin berkode 3UR-FE ini mampu menghasilkan 383 dk dan torsi 546 Nm, yang 90% sudah tersedia pada 2.200 rpm.

Tentu saja mesin ini sudah menggunakan berbagai teknologi terkini untuk memberikan karakter tenaga dan efisiensi terbaik di seluruh rentang rpm, seperti DOHC dan intelligent valve timing, variable intake runner, serta material aluminium alloy terbaik.

 Tapi, yang membuatnya istimewa adalah riset dan pengembangannya. Untuk memastikan ketangguhan dan meramu spesifikasi yang tepat, mesin ini menjalani pengujian 1,3 juta km, atau setara dengan 100 kali keliling dunia!

Itu belum termasuk 31 ribu jam yang dihabiskan di atas test bench saat proses setting dan tuning! Jadi jangan heran bila mesin ini tak hanya menawarkan performa, tapi juga ketangguhan yang menjadi khas Toyota sebagai brand induk Lexus.

Jok

            Dengan pengaturan lengkap (14 way) seperti ini, maka segala macam postur dapat diakomodir dengan sangat baik. Bila pengaturannya cermat, dijamin gak akan lelah meski perjalanan jauh.

Kabin

            Layaknya SUV premium, kabin LX570 dipenuhi berbagai fitur dan fasilitas yang dibutuhkan, sekaligus memanjakan penumpang. Dari coolbox, sistem audio video berkualitas tinggi, hingga pendingin ruangan dengan pengaturan terpisah untuk masing-masing penumpang.

Konsol belakang

            Penumpang baris kedua mendapat priortitas kenyamanan. Simak konsol yang juga dilengkapi remote untuk sistem audio video, dan cup holder, dan tambahan pengaturan AC individual.

Video Belakang

            Menikmati video jadi salah satu fitur standar di Lexus. Untuk penumpang baris kedua, mendapat panel khusus bila membawa player sendiri, termasuk akses untuk headphone.

Toolkit

            Mobil premium tentu mendapat sentuhan detail yang tak kalah mewah. Termasuk toolkit yang menjadi bawaan ini. Disimpan pada laci khusus, di dekat pintu belakang.

Sunroof

            Dibuat sebagai kendaraan untuk menikmati alam bebas, tentu saja sunroof menjadi kelengkapan standar.

Spesifikasi Teknis

Mesin               : 3UR-FE

Kapsitas          : 5.700 cc V8 silinder DOHC

Tenaga             : 383 dk @ 5,600, dan 546 Nm

Transmisi         : 6-speed sequential-shift automatic Electronically Controlled

Rem                 : Cakram 4 roda, 4-channel Multi-terrain Anti-lock Braking System (ABS)

            Electronic Brakeforce Distribution (EBD)

            Brake Assist [*] and four-piston front calipers

 

Suspensi          : (depan) Independen, per keong,

            electronically controlled shock absorbers, stabilizer bar

            (belakang) Four-link, per keong, electronically controlled shock absorbers,

            stabilizer bar

                           Adaptive Variable Suspension (AVS)

            Active Height Control (X-AHC)

            automatic load leveling

 

Kemudi             : Engine-speed-sensing, progressive power-assisted rack-and-pinion

             Variable Gear-Ratio Steering (VGRS), 2.4 - 3.4 turns, lock to lock

 

Panjang                      : 5.005 mm

Lebar                          : 1.971 mm

Tinggi                          : 1.920 mm

Wheelbase                  : 2.850 mm

Clearance                    : 226 mm

 

Approach Angle           : 25°

Departure Angle          : 20°

Bobot                           : 2.680 kg


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
 Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
JIP TWITTER FEED
Review Produk