KANAL 4Modifikasi

JIP - Michael Kurniawan sang pemilik jip istimewa ini. Baginya sebuah CJ-8 merupakan sebuah barang langka dan dikeramatkan. “Sudah lama saya menginginkan CJ-8, namun tidak ada yang pernah sreg di hati,” ungkap suami dari Windy Rambert ini.

Sepertinya Michael seorang perfeksionis. Walau keinginannya membara, namun jika barang yang ditemui belum sesuai, maka dia akan terus mencari. Saking semangatnya, walau belum mendapatkan sosok CJ-8 idola, namun pria yang kerap disapa Mike ini telah terlebih dulu mengumpulkan pernik berbau Jeep, dan tentu saja aksesori untuk CJ-8nya. Tak tanggung-tanggung, ia pun mendaftarkan diri pada salah satu klub pencinta Jeep, sebelum memiliki Jeep idamannya.

Hingga suatu saat terdengar berita gembira. Sebuah Jeep CJ-8 berkelir hijau kebiruan akan segera dilepas oleh pemiliknya di Jakarta. Tak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Mike bahwa  jip itu akan dijual pemiliknya. “Orang itu sangat sayang dengan Jeepnya, dan jujur saya memang naksir,” tuturnya bersemangat.

Memang Mike cukup akrab dengan pemiliknya, dan tak menutup-nutupi ketertarikannya pada CJ-8 itu. “Bila ke Jakarta, tak jarang saya luangkan waktu hanya sekadar melihatnya,” kekehnya. “Gak pernah nyangka kalau jip ini akan dilepas oleh empunya,” tandasnya lagi.

Sang idaman pun berhasil diraih dan butuh beberapa minggu untuk sampai di Manado. Mike pun segera membuka koleksi aksesori simpanannya. “Salah satu peranti kesenangan saya adalah pelek L-Star Canada yang saya beli dalam kondisi sangat istimewa,” kenangnya. “Pelek inilah yang menjadi langkah pertama saya dalam memodifikasi Jeep ini,” kekehnya.

Manado merupakan kota maritim yang memiliki keindahan laut yang cukup memukau. Warna aquamarine dan tosca menjadi warna indah yang sering dijumpai di taman laut seperti Bunaken. Entah suatu kebetulan, warna itu sudah melekat pada CJ-8 ini jauh sebelum dimiliki oleh Mike. Sepertinya tak berlebihan jika jip ini berada di tempatnya yang benar. Dalam dunia jip dan SUV, tak salah jika jip ini bagaikan mutiara dari utara.

 

Tinggal Diasah

Saat ditebus, CJ-8 ini sudah merupakan sosok Jeep yang cukup istimewa. Pemilik sebelumnya sangat berhati-hati ketika merestorasi, dan sangat apik dalam merawatnya. Mike cukup ‘mengasahnya’ supaya semakin bersinar, dan melengkapi Jeepnya dengan barang-barang orisinal Jeep. “Sebisa mungkin dijejali dengan produk-produk orisinal khusus Jeep. Dari sini muncul keasyikan lainnya, yakni berburu,” ungkapnya. “Semakin langka barang yang kita miliki, maka kepuasannya pun semakin tinggi, dan tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri,” kekehnya.

Mesin

Mesin AMC 258cu.in bawaan kendaraan ini dipensiunkan lantaran dianggap tak lagi segar dan dirasa sedikit ketinggalan zaman. Sebagai gantinya segeluntung mesin  242 cu.in comotan dari XJ Cherokee. Mesin baru berkapasitas 4.0 liter ini selain telah dipersenjatai dengan pemasok bahan bakar elektronik, juga mampu mencetak daya kuda lebih besar dibandingkan mesin lamanya. Konsumsi bahan bakar mungkin saja tak jauh beda dengan mesin lama, namun perbedaan tenaga sebesar 70 dk menjadi terjemahan efisiensi bagi Mike. Tenaga yang dipelintir dari dapur mesin kian sempurna dengan disematkannya exhaust system dari Borla

Transmisi

Tremec T-176 girboks bawaan asli kendaraan dipertahankan, begitupun dengan transfercase Dana 300 yang juga merupakan spesifikasi asli CJ-8. Kondisi ini diambil lantaran Mike tetap ingin mempertahankan kaki-kaki asli CJ-8 sehingga nuansa dan tampilan Jeep Classic masih terjaga.

Gardan

Pelek legendaris L-Star Canada yang menjadi salah satu penyebab dipertahankannya gardan orisinal CJ-8. Perubahan diameter lingkar ban dan pertimbangan karakter jalanan di kota Manado yang cenderung berbukit-bukit, memantapkan Mike untuk mengganti rasio final girnya menjadi 4.11 : 1. Sedangkan suspensinya dipilih Old Man Emu yang tersohor nyaman.

Ban dan pelek

Salah satu cawan suci bagi restorasi Jeep ada pada pelek L-Star. Karena itu, tidak pernah terlintas di benak Mike untuk menggantikan posisi pelek selebar 7 inci ini. Pelek inilah yang kemudian mengurungkan niat memasang gardan Cherokee ber-PCD lebih kecil. Untuk ban, pilihan favorit penggemar Jeep, yakni BF Goodrich MT KM2, yang memang pas bersanding dengan L-Star.

Interior

Bagian interior mendapat porsi perhatian yang cukup besar. Detail aksesori genuine Jeep nampak banyak terpampang. Piranti seperti speedometer dalam kondisi prima dan orisinal. Sedangkan beberpa piranti tambahan seperti radio bergaya retro berlabel Jeep terpampang rapi pada dashboard, dan terhubungkan dengan sound bar comotan dari YJ Wrangler.

Wrangler part

Beberapa bagian dari jip ini mengambil dari saudara mudanya, YJ Wrangler. Frame kaca, pintu depan, bahkan baut kap mesin, menggunakan milik Wrangler. Penggantian ini lebih ditujukan untuk hasil restorasi yang lebih fresh.

Stiker

Strip bodi diambil dari produk Mopar Authentic Restoration. Stiker yang terpampang dari ujung depan  hingga belakang ini merupakan salah satu ciri CJ-8 Scrambler, yang tak lain merupakan kasta tertinggi dalam jajaran produksi CJ-8. Mike mendapatkannya dari kegemarannya berselancar di dunia maya.

Winch

Secara tegas Mike mengatakan bahwa jip kesayangannya ini tidak akan dipergunakan untuk keperluan off-road berat. Sehingga winch bertajuk Warn 9.5 Ti ini hanya berstatus pajangan bagi jip ini. Namun demikian, piranti recovery ini dirasa menjadi piranti wajib yang cukup signifikan mendongkrak penampilan.

Kaca spion

Sejatinya, Mike telah menyiapkan kaca spion asli bawaan kendaraan, namun dirasa kurang memadai saat memantau kondisi di bagian belakang. Sebagai jalan keluarnya, sepasang spion TJ Wrangler pun lantas didaulat sebagai pengganti. Banyak pihak yang menyatakan bahwa spion asli CJ-7 atau pun CJ-7 tidak akan pernah pas untuk Jeep bersetir kanan. Sepasang spion ini memiliki dimensi tangkai yang berbeda, dan konon hanya didesain untuk varian setir kiri.

footstep

Sah-sah saja jika footstep orisinal CJ-7 limited disematkan pada sebuah CJ-8. Aksesori ini didapatkan dari hasil perburuan di dunia maya. Uniknya piranti ini justru didapati via jalur E-bay dari Selandia Baru.

Lampu-lampu

Terdapat beberapa buah lampu tambahan. Sepasang lampu lansiran Warn disematkan pada bulkhead, sedangkan sepasang lampu tambahan optional untuk produk Jeep lansiran Marshall didudukkan di sebelah winch.

Spesifikasi

Sasis                 : OEM AMC Jeep CJ-8

Bodi                  : OEM AMC Jeep CJ-8

Mesin                : Powertech 242 cu.in OEM XJ Cherokee

Transmisi          : 4 speed manual  Tremec T-176,  OEM CJ-8

Transfecase      : 2 speed part-time Dana 300 OEM CJ-8

Gardan             : Dana 30 wide OEM CJ-8 (depan)

                         : AMC 20 wide OEM CJ-8 (belakang)

As roda             : Superior Axle

Final gear         : Yukon Gear 4.11 : 1

Pintu                 : OEM YJ Wrangler

Frame kaca      : OEM YJ Wrangler

Pelek                : L-Star Canada 7 x 15

Ban                  : BF Goodrich MT KM2 32x11,5 R15

Per                   : Old Man Emu

Sokbreker        : Old Man Emu

Steering wheel : Limited

Soft top            : Whitco

Body strip        : Mopar Authenstic Restoration Product

Radio               : Retro by Jeep

Spion               : TJ Wrangler

Winch              : Warn 9.5 Ti

Jok                  : Limited

Bengkel           : Dikerjakan sendiri

                        : Patra Motor

                          Pejaten Raya 45 . Pasar Minggu Jakarta Selatan

                          T: (021) 7970409

 

 


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
 Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
JIP TWITTER FEED
Review Produk