KANAL 4Diesel

JIP - Sekitar 7 tahun silam, kategori FFA  (Free For All) yang jadi kelas bergengsi ajang kejurnas speed off-road lebih banyak didominasi mesin-mesin berkonfigurasi V8. Paling diminati adalah mesin Chevy 350. Tak heran di kala itu gelegar suara mesin-mesin V8 ini mampu membuat kompetisi speed off-road jadi lebih menarik.

Sayangnya, setelah itu dunia speed off-road Indonesia mengalami banyak kemunduran. Bahkan sempat mati suri. Balapan jip di trek tanah yang jadi barometer perkembangan teknologi off-road Indonesia pun tak lagi diwarnai persaingan sengit setiap tim. Komunitasnya pun makin menyusut.

Berbagai upaya membangkitkan dunia speed off-road pun dilakukan. Selain menyelenggarakan event dari biaya patungan penyesuaian sejumlah peraturan lomba pun dilakukan. “Beberapa pembatasan dilakukan agar kelas-kelas yang dipertandingkan kompetitif dan menarik minat para offroader untuk ikut serta,” bilang Memen Harianto salah satu anggota Komisi Off-Road PP IMI.

Kelas FFA pun juga tak luput dari penyempurnaan regulasi. Kelas FFA dikelompokkan dalam 1 Grup yang dinamai Grup 3. Di Grup 3 ini terbagi lagi menjadi 3 kelas yaitu G3.1 (4 silinder), G3.2 (6 silinder), dan G3.3 (8 silinder). Untuk menjadi juara Grup 3 hanya kelas G3.1 yang catatan waktunya tidak dikenai handicap waktu. Sedangkan G3.2 dikenakan handicap  3,5 detik/ 1 Kilometer sementara G3.3 ditambahkan 5 detik per 1 kilometer.

Dampaknya jip tubular V8 yang tadinya jadi primadona jumlahnya jadi menyusut. Sementara di kelas 4 silinder dan 6 silinder jadi lebih bergairah. “Handicap waktu dibuat berdasarkan catatan waktu tempuh musim kompetisi sebelumnya. Terrnyata mesin-mesin kencang dengan cc kecil saat ini makin banyak,” jelas Memen.

Beberapa mesin 4 silinder pun dipilih offroader karena memiliki sejumlah keuntungan. Selain bobotnya ringan, tenaganya besar dan yang paling penting catatan waktu yang didapat tidak terkena handicap waktu. Mesin Toyota 3SGTE, Nissan SR20, Yamaha Apex 1.000 cc (snowmobile) hingga diesel turbo 4D56 milik Mitsubishi Pajero dijadikan andalan di Grup G3.

“Mesin Yamaha Apex yang diambil dari snowmobile biarpun volumenya cuma 1.000 cc tapi tenaga maksimumnya bisa dibikin hingga 450 dk. Tentu dengan melakukan beberapa modifikasi,” bilang Albertus Hariono dari Jhonlin Racing Team.

Sementara untuk mesin 6 silinder sebagian besar memang mengandalkan comotan dari Jeep Cherokee 4.0L. Tapi ada pula yang memakai Toyota 1JZ-FTE 2.500 cc yang sudah mengalami sejumlah modifikasi untuk mendongkrak tenaganya. Seperti pada Cherokee semi tubular milik H Arif dari tim Springhill Jakarta.

Terakhir mesin Toyota 2JZ yang sudah full modifikasi dengan kombinasi transmisi matik TH400 dibenamkan pada tunggangan tubular milik H Syamsudin. “Kalau mesin punya H Syam berdasarkan spek bisa mencapai 800 dk. Tapi yang saat ini dibatasi jadi 450 dk saja,” bisik Harry SBM sapaan akrab Albertus Hariono. Wuahh... trek speed off-road mesti lebih dari 5 Km nih panjangnya, biar puas ngegasnya. Hehehehe...

Sementara untuk kategori 8 silinder walaupun sedikit dilanda kelesuan toh ada juga yang berani memasang mesin LS7.  “Tubular milik Rubianto sudah pakai mesin LS7 tuh,” bilang Rizky salah satu mekanik di bengkel Dana Suspension. Mesin milik Corvette Z06 bikinan General Motor ini memiliki volume 7.0L. Di kompetisi off-road racing Amerika mesin ini mulai digemari meskipun belum banyak yang memakai seperti pengguna mesin LS1.

Apakah 2014 nanti makin banyak lagi mesin-mesin eksotis nan kencang? Tunggu saja kejutan yang akan muncul. Ssst... kabarnya ada yang akan memakai Land Rover Bowler ikut di ajang speed off-road. Berarti minimal akan adalagi mesin kencang yang hadir di dunia kebut trek tanah.

Teks               :   R Tunggul Birawa

Fotografi       :  dok JIP   


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
REVIEW PRODUK | WINCH WINCHESTER
REVIEW PRODUK | WINCH WINCHESTER
JIP TWITTER FEED
Review Produk