KANAL 4Modifikasi

JIP - Persneling tangan atau Hand Shifter Toyota FJ40 hanya diproduksi pada rentang waktu tahun 1959 sampai 1964. Ini ciri yang paling gampang dikenali untuk FJ40 tahun pertama. Wajar jika cikal bakal 40 Seri tahun tua ini cukup sulit kita temui, bahkan harganya cukup melambung saat ini.

Bodi FJ40 keluaran 1960-1963 tak jauh dengan bodi FJ25 yang khas dengan istilah kuda lumping. Banyak asumsi yang menganggap FJ40 keluaran pertama ini diambil dari blue print FJ25. Bentuk lekukan bodi memang menyerupai kuda lumping--tarian tradisional Jawa menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda yang terbuat dari bambu yang dianyam atau dipotong menyerupai kuda. Lantas tak heran jika Pramudyas merestorasi FJ40 tahun 1962 dengan gaya FJ25. Keberadaan FJ25 sendiri di Indonesia memang jarang kita temui.

Digarap bengkel Audi di Semarang, Om Johan membantu mewujudkan keinginan Pramudyas atau akrab dipanggil Pak Wawan. “Saya dapat dari teman Om Johan di Pati, kondisi lantainya paling parah, keropos tapi surat komplet.” Meski banyak peluang besar FJ40 ini dikembalikan ke versi pabriknya, justru Pak Wawan memutuskan untuk melawan arus dengan membuat FJ40 custom bergaya FJ25. Anatomi FJ40 tahun pertama memang tak jauh beda dengan bodi FJ25 -- kuda lumping.

FJ40 kanvas pun segera berubah wujud dalam waktu 1,5 tahun, pengerjaannya pun sangat detail dan rapi. Untuk urusan mesin hampir tidak ada masalah. Untuk bagian bodi dan aksesori yang tak mungkin diperoleh, Om Johan tak segan untuk membuat sendiri alias custom. “Kalau ndak nemu aslinya, ya tinggal bikin to", dengan ringan ia bercerita.

Urusan bodi kustom sudah menjadi makanan sehari-hari baginya. Bodi FJ40 tahun tua memiliki kesamaan dengan FJ25, jadi tak ada perubahan yang signifikan. Bahkan saya sempat tidak bisa membedakan dengan yang orisinal. Selalu penasaran dengan perkembangannya, “hampir tiap hari saya ke bengkel,” ungkap Pak Wawan yang berprofesi sebagai kontraktor itu.

Kecintaannya pada Toyota Land Cruiser rupanya tak jauh dari cerita nostalgia bersama sosok ayahnya. “Dulu bapak saya punya 3 TLC, dan saya belajar nyetir pake salah satunya waktu SMP,” tutur Pak Wawan. Selain bernostalgia, Pak Wawan menganggap bahwa memiliki TLC adalah salah satu cara investasi. Betul juga ya! Tak ditampik, Pak Wawan pun memelihara 14 Land Cruiser di garasinya!

Sampai saat ini sang pemilik masih berkeinginan memiliki FJ25 Cargo. “Saya memang terobsesi dengan keluaran Land Cruiser yang langka,” tutup pria kelahiran 1968 itu. Wuih... Pamor Land Cruiser memang tak pernah surut.

 

SPESIFIKASI DATA FJ40 1962

Gardan : OEM FJ40

Transfercase : OEM

Girboks : OEM

Mesin : OEM FJ40 1F 3.9L 6 in line

Ban : Firestone 15x700

Pelek : OEM

Sokbraker : OEM

Spion : OEM FJ40c

Final gir : 9:3:7

Sasis : OEM FJ40

Bengkel : Audy

Puspowarno 1 No.17 Semarang Barat

      Telp. 08122914481

Teks & Foto : Ferlie Milawanti


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
 Utilitas | Tips Off-road
Utilitas | Tips Off-road
JIP TWITTER FEED
Review Produk