KANAL 4Modifikasi

JIP - “Saya lama pakai Jimny, dan sengaja buat dipakai off-road berat,” ucap Salman Alfarist. Rasanya dia sudah menyatu dengan Jimny dan puas buat off-road. Alasannya tidak banyak, hanya karena dimensi Jimny yang kecil dan bobotnya yang ringan.

Ini memungkinkan Jimny mudah melewati berbagai jenis handicap. Apalagi kalau Salman sudah fasih benar dengan karakter 4x4 kecil ini. Hampir semua kendala di trek off-road mudah saja diatasinya.

Ya, kalau stuck saat off-road memang hal wajar, karena Jimny punya keterbatasan pada tenaga mesinnya, dan rasio gear yang low memperkecil jarak momentum saat melewati handicap. Namun, untuk mengeluarkan dari handicap tetap mudah karena bobotnya yang ringan.

Kendalanya hanya keterbatasan ruang, “Paling nyaman hanya untuk dua orang, driver dan navigator,” ucapnya. Ruang kabin belakang hanya diisi perlengkapan barang selama off-road. Sedangkan sang buah hati, sudah cukup sering merengek untuk ikutan off-road. Sebagai seorang ayah, tentu ini jadi pertimbangan, dan jadi alasan kuat untuk mencari tunggangan baru.

Sempat terpikir dibenaknya Cherokee, setelah dijajal rupanya bangku di baris kedua masih terasa sempit. “Sebenarnya untuk kabin yang lega sih pakai Land Cruiser VX80, namun bobot Land Cruiser jadi kendala pasti saat off-road,” jelas Salman. Apalagi setelah lihat langsung dan cerita kesulitan dari kawan-kawan yang pakai, ia pun langsung urungkan niat pakai VX80.

Akhirnya kembali ingat, saat dulu pernah duduk di dalam kabin Terrano. “Kabinnya cukup luas, pastinya lebih lega ketimbang Cherokee,” ucapnya. Dan soal bobot sudah pasti lebih ringan dari VX80. Namun kendalanya, Terrano lokal tidak ada yang 4x4.

Tentu ini bukan masalah besar, karena ujung-ujungnya kalau mau dipakai off-road berat. Pasti banyak part original kendaraan yang dipensiunkan. “Bukan hal umum lagi bukan, kalau off-road berat part Toyota masih jadi andalan,” celetuknya.

Daripada banyak pertimbangan, langsung saja Terrano diburu. Setelah dapat langsung dikirim ke bengkel untuk dibedah. “Untuk bikin Terrano jadi 4x4, saya kirim ke bengkel pribadi milik Agus Supriyatno di Pondok Kacang,” jelasnya.

Di kediaman Agus, Terrano pun langsung ‘dikuliti’. Mesin, gearbox beserta gardan milik Terrano diungsikan ke dalam gudang. “Gantinya part off-road yang sudah teruji dan banyak digunakan oleh rekan-rekan off-roader dalam kendaraanya. Saya pilih gardan VX80, mesin Toyota 1KZ-TE beserta gearbox untuk dipasangkan pada Terrano,” jelas Salman.

Lebarnya gardan Toyota VX80 rupanya serasi saat dipasangkan pada badan Terrano. Bodi gembung pada sisi fender Terrano dapat selaras dengan gardan si VX, yang terkenal punya dimensi lebar ini. Saat dipasangkan ban 35 inci Simex Extreme Trekker, bikin Terrano lebih besar dan pas secara visual.

Lalu bagaimana dipakai off-road? Untuk mengujinya, Salman langsung menyiksa si Terrano di berbagai jenis trek off-road. Maklumlah, Jimny masih jadi patokannya untuk kemampuan off-road tunggangannya. “Rupanya dengan pakai Terrano, bisa juga masuk ke trek dengan handicap ekstrem,” celetuknya. Dengan bobot yang tidak terlalu berat, dan disempurnakan oleh part lebih menunjang buat off-road, tunggangannya tetap handal seperti harapan Salman. Apalagi, kendala kapasitas ruang sudah terpenuhi oleh Terrano.

 Sekarang, Salman sudah bisa mengajak sang buah hati kalau off-road. Beberapa kali ketemu di lokasi off-road. Sang buah hati pun sudah duduk di bangku sebelah Salman mengendarai tunggangannya. Tinggal nunggu waktu saja deh, sang buah hati diajarkan off-road. He he he.

http://jip.co.id/gallery/jip/gallery/large/2017_02_17_03_48_47_IMG_8083.jpg

Mesin

Mesin standar, hanya mengoptimalkan sistem pendingin pada hawa udara yang dihembuskan turbo. Untuk itu dipasangkan intercooler copotan mesin diesel 4M40 milik Mitsubishi Delica.

http://jip.co.id/gallery/jip/gallery/large/2017_02_17_03_48_26_IMG_8069.jpg

Gardan

Sempat pakai as roda bahan chromoly, dan akhirnya melintir. Sekarang pakai as roda standar, karena umurnya juga cukup panjang, “Dan kalau rusak masih lebih rela, ketimbang as roda bahan chromoly,” cengir Salman.

http://jip.co.id/gallery/jip/gallery/large/2017_02_17_03_48_47_IMG_8087.jpg

Transmisi

Sistem elektrik untuk mengaktifkan 4x4 tidak lagi digunakan. Salman sengaja meminimalkan perangkat elektronik pada tunggangannya, untuk mencegah korsleting. Gantinya sistem pneumatik yang bekerja dengan dorongan angin, mengambil alih sistem mekanisme elektrik.

http://jip.co.id/gallery/jip/gallery/large/2017_02_17_03_49_14_IMG_8102.jpg

Tire hanger

Memanfaatkan tire hanger untuk dijadikan meja yang berguna saat camping

http://jip.co.id/gallery/jip/gallery/large/2017_02_17_03_48_07_IMG_8051.jpg

PTO

PTO BSR garapan pun sudah dimodifikasi menggunakan sistem kerja pneumatik. Sehingga untuk mengaktifkan PTO tidak perlu dengan sistem mekanisme tongkat lagi. Begitu juga saat ingin free spool winch PTO ini sudah pakai pneumatik, ini pun diterapkan pada winch elektrik Warn 8274.

 

Spesifikasi Teknis

Mesin               : Toyota 1KZ-TE

Gearbox           : OEM Toyota 1KZ

Gardan              : Toyota VX80

Final Gear       : Yukon 7:39

Locker             : ARB Air Locker

Per                   : Ironman Lift Kit 2”

Shockbreaker   : Old man Emu

Pelek               : Daytona Beadlock

Ban                  : Simex Extreme Trekker 35”

Bumper            : Custom

Rollbar             : Custom 6 Titik

Safety Belt       : Crow Enterprizes

Canopy             : Longroad

Alternator        : 90 Amper & 125 Amper

Winch              : Warn 8274 (Depan)

                          PTO BSR (Depan)

                          Warn 9.5XP (Belakang)

                          Winch Pro11800 (Atap)

 


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
 Utilitas | Tips Off-road
Utilitas | Tips Off-road
JIP TWITTER FEED
Review Produk