KANAL 4Review Product

Obat Turun Panas
Review Product
Electric Water Pump
Penulis : Bimo SS | Foto : ProRock Engineering, Dok JIP

JIP - Melihat indikator penunjuk temperatur mesin mendekati batas overheat, kerap membuat kita was-was. Kali ini diasumsikan gejala overheat tersebut bukan karena kondisi mesin tidak prima atau sistem pendinginan yang tidak normal, tapi lebih melihat ke kondisi jalanan atau pengunaan.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_15_01_45_30_DC%20(3).jpg

Pada saat berkendara dengan kecepatan dan kondisi normal, kerja water pump standar yang digerakkan oleh mesin pun normal. Lain cerita ketika menemui kondisi jalan perkotaan yang macet berkepanjangan, rute jalan yang dilalui penuh dengan tanjakan, atau kendaraan offroad ekspedisi ketika sedang melalui medan berat.

Putaran mesin yang rendah, otomatis membuat putaran water pump ikut berkurang. Sirkulasi air di dalam water jacket blok mesin juga mengalir lambat. Air yang bertugas mendinginkan mesin pun terlalu lama berada pada jalur sirkulasi, dan membutuhkan waktu yang lebih lama menuju radiator untuk didinginkan. Akibatnya, suhu air tersebut melonjak.

Biasanya kondisi seperti ini, proses pendinginan hanya dibantu oleh kerja kipas pendingin atau extrafan saja tanpa bantuan dari aliran udara luar.

Begitu pula sebaliknya. Saat kompetisi, kendaraan offroad juga kerap mengalami overheat. Memaksa mesin sampai batas maksimal dengan RPM tinggi, putaran dari water pump ikut bertambah cepat, sehingga air pun bersirkulasi cepat. Belum sempat diturunkan suhunya oleh radiator, air itu sudah kembali lagi memasuki jalur sirkulasi water jacket ketika suhunya masih tinggi.

Electric Water Pump (EWP) lansiran Davies Craig ini, mengobati masalah tersebut. Ia mempunyai fitur untuk mengatasi kendala pada water pump manual-mekanikal. Selain meng-upgrade water pump manual bawaan mesin, perangkat dari Australia ini dilengkapi controller LCD yang mempunyai fitur pilihan setting pada temperatur berapa dan kapan extra fan mulai bekerja, ditambah setting untuk menentukan kecepatan EWP dan extra fan itu berputar.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_15_01_45_30_DC%20(4).jpg

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_15_01_45_46_DC%20(5).jpg

 ”Salah satu fitur yang cocok diaplikasi untuk mesin performa tinggi pada kendaraan kompetisi, selesai menjalankan special stage nya, EWP dan extra fan masih bisa bekerja secara otomatis sesuai setting yang kita mau untuk menurunkan suhu mesin, meskipun keadaan mesin sudah mati,” jelas Widodo Teguh, punggawa ProRock Engineering yang belum lama ini menjadi dealer resmi dari merk Davies Craig ini.

Selain keuntungan diatas, penggunaan EWP pada mesin pun diklaim dapat menambah tenaga dan torsi karena berkurangnya beban untuk memutar water pump konvensional, juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dengan estimasi 3,5% hingga 10%.

 

  • Diklaim mempunyai flow rate sebesar 15 liter sampai 150 liter per menit. (DC4)
  • Unit EWP memakai bahan dasar nylon yang memiliki keuntungan tidak korosi, tidak berkarat dan lebih ringan dibanding water pump konvensional (DC)
  • Untuk unit Electronic Water Pump kit komplit dengan sensor dan LCD controller dibanderol seharga Rp. 5.500.000, sedangkan unit electric water pump nya saja Rp. 3.300.000 (DC5)

 

            Thanks to:

ProRock Engineering

Jl. A Yani No. 312, Pabelan,

Kartasura – Solo

T: 0811 263 2121


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
 Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
JIP TWITTER FEED
Review Produk