KANAL 4Event

JIP - Tulungagung, yang merayakan hari jadi ke-811, didaulat menjadi tuan rumah gelaran seri 3, event National Offroad Xtreme Championship (NOXC ) 2016. Seperti 2 seri sebelumnya, event yang dihelat di sirkuit Bukit Srabah juga dipadati oleh offroader-offroader papan atas.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_03_59_58_IMG_8702.jpg

Tidak hanya kelas FFA, di gelaran kali ini juga dibuka 3 kelas lagi, yaitu kelas 1000 cc, under dan up yang semuanya masuk katagori non winch. Event ini didukung komunitas jip di Tulungagung, diantaranya T4C, TLCI Tulungagung dan KJT, yang menjadi Organizing Comitee gelaran ini.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_00_30_IMG_8999.jpg

“Dibukanya kelas-kelas seperti ini, memberi kesempatan buat offroader-offroader pemula maupun yang merasa kendaraannya tidak bisa mengimbangi persaingan di kelas FFA (ekstreme), untuk unjuk gigi. Justru di kelas-kelas ini bisa lebih banyak peminatnya, terlebih jika nantinya digarap serius," papar H. Puji Seti Mastrip, jawara kelas 1000 cc, offroader tuan rumah yang juga seorang crosser yang kerap menggondol piala ini.

Masuk akal memang, bukan tidak mungkin masih banyak  offroader bertalenta diluar sana namun belum mendapat kesempatan berlaga. Dan bisa saja ini kembali menghidupkan kompetisi adventure, yang diakui atau tidak, belakangan ini sudah melewati masa keemasannya.

Trek di sirkuit Bukit Srabah jika dilihat sekilas memang tidak menantang. Namun kejelian Mendol, selaku master trek bisa diacungi jempol. Dia memanfaatkan beberapa tebing tanah dan cerukan yang merupakan jalur air aktif, membuat beberapa offroader kerepotan.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_03_58_21_IMG_7994.jpg

“Duel dedel duel!” lantang suara Eko Munjani, selaku MC mengomentari jalannya balapan dimana cukup banyak peserta yang mengalami trouble kendaraan. Padatnya kerumunan penonton menambah meriah suasana kompetisi. Apalagi ditambah hiburan di panggung utama yang menampilkan live band dan juga DJ performance.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_03_59_58_IMG_8712.jpg

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_03_58_52_IMG_8332.jpg

Peta persaingan di kelas FFA kali ini sedikit berbeda dari gelaran-gelaran NOXC sebelumnya. Kiprah offroader muda kali ini cukup mendominasi, simak saja hasil lomba. Di 5 besar hanya Joko Permana yang berada di posisi 3, yang bisa dikatakan senior, sisanya dihuni offroader-offroader yang usianya belum genap 30 tahun.

“Kasihlah kesempatan buat yang muda-muda,” kelakar JP, sapaan akrabnya. Dek Rai/Dek Tung masih terlalu tangguh, mendominasi perolehan nilai di 6 SCS yang digelar. Disusul Denda Cipta/Lingga S yang bermain cukup konsisten di seri ini. Wisnu Murti/Viky Eko dan Aldhy Rivaldhy/Nashirudin melengkapi posisi di 5 besar.

Serius menghadapi even kompetisi tahun depan, sejumlah offroader menanggalkan mesin lawasnya. Simak saja dari tim Dasico Racing Management yang mulai membekali mesin baru di kendaraannya. Adalah Oding Ananta yang berbekal Chevy LS1 dan Etong Ananta yang bermodalkan mesin LS3, semuanya V8 bertenaga sangar. Pun begitu dengan dr. Jack yang kali ini dipersenjatai mobil anyar, walau berbekal mesin Cherokee namun dengan rancang bangun yang optimal, diakui kendaraannya lebih yahud. “Masih butuh optimalisasi di beberapa bagian. Namun overall kendaraan ini lebih sesuai dengan karakter saya,” begitu jelasnya.

NOXC masih menyisakan 1 seri lagi. Rangkaian final akan dilaksanakan di Gunung Prahu, Gempol Pasuruan. Dapat dipastikan para offroader akan bermain total, membejek gas habis-habisan. Baik untuk memperebutkan tempat teratas, ataupun sekadar memperbaiki peringkat overall dari keseluruhan seri. Rasanya sayang kalau drama yang akan terjadi di seri terakhir nanti dilewatkan.  Stay tune guys...

1. Offroader belia dari tim Laksamana BOC, Bali, Vito Pratimo sedang membahas strategi bersama sang navigator Agung Putu. Acungan jempol buat nyali dan semangatnya !

2. Berbekal kendaraan tempur baru, performa Dr. Jack semakin beringas. Walau belum maksimal, setidaknya berhasil menjadi yang tercepat di executive class. “Mobil masih belum maksimal, masih perlu beberapa penyempurnaan,” begitu paparnya.

3. Nasib apes beruntun menimpa Nur Afandi, offroader asal tim Berlian Motor, Lamongan. Sempat dirawat akibat matanya terkena serpihan tanah di salah satu SCS yang memaksa harus diperban, dan didiamkan selama 1 jam. Di SCS 5, kendaraannya terbalik di salah satu kubangan, dimana posisi driver tepat di dalam air. Untungnya evakuasi cepat dilakukan, dan lagi-lagi Nur Afandi harus mendapatkan perawatan. Cepat sembuh Pak…

4. Berbekal mesin baru LS3 di kendaraannya menggantikan mesin lamanya inline 6 silinder Cherokee , performa pasangan Etong Ananta/Kacong makin trengginas.

5. Pasangan Denda Cipta/Lingga Saputro bermain ciamik! Walau hanya berbekal mesin kecil, bawaan Escudo 2.0 yang dipadu dengan bobot kendaraan yang ringan, namun kelihaiannya patut diacungi jempol. Bermain stabil di tiap SCS membuat pasangan ini masuk di posisi 2.

6. Kejadian menarik terjadi di kelas Champ of Champ yang digabung dengan kelas Eksekutif. Dek Rai/Dek Tung yang siap memasuki boks start, kendaraanya tiba-tiba mengalami trouble girboks. Segera Joko Permana meminjamkan kendaraannya. Tak dinyana pasangan ini mencatatkan waktu terbaik di kelas ini, bahkan memukul waktu sang empunya mobil. “Hadiahnya dibagi dua ya Dek,” kelakar JP, sapaan akrab Joko Permana.

7. Terbalik di kubangan air di SCS 5, dengan posisi driver di bawah air, tentu sangat berbahaya. Untungnya beberapa offroader dan petugas yang berada di sekitar area sigap menyelamatkan offroader dari tim Galena Ongisnade, Soenjoto. Sehingga tidak terjadi hal yang fatal.

8. Shortcut yang jamak ditemui setelah ada regulasi diwajibkannya pasang window net di kendaraan kompetisi.

9. Selamat ulang tahun yang ke-7 buat tim Galena. Tim yang terbilang paling solid saat ini, dan offroadernya menyebar hingga Bali, Lombok dan Kalimantan. Mayoritas kendaraan berwarna kombinasi biru dan kuning kerap meramaikan gelaran event di tahun ini. Juga sempat diadakan syukuran di Crown Victoria Hotel, Tulungagung. Congratulations, brother’s forever !

10. Angkat topi buat Bupati Tulungagung, Syahi Mulyo, SE tidak hanya berperan aktif mendukung gelaran. Namun Bupati yang satu ini rupanya juga piawai menggeber mobil offroad. Turun di kelas Eksekutif, catatan waktunya terbilang bagus. Di event ini, ia dinobatkan juga sebagai anggota kehomatan tim Galena Logistics. Salut !!!

11. Satu-satunya peserta FFA yang menggunakan mesin diesel. Agung Nugraha yang berpasangan dengan Anwar Sanusi dari J-Adventure tetap pede menahan gempuran para kompetitornya. Diesel power mbelgedez !!!

12. Jawara kelas 1000 cc, dari tim Mastrip Mas Tulungagung, H. Puji Purwanto atau tenar disapa Puji Setil Mastrip yang juga seorang crosser handal, mengharapkan kelas-kelas non winch tetap difasilitasi serius.

Hasil Lomba

 

Kelas 1000

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_00_30_kelas%201000.jpg

1 120 H. PUJI PURWANTO/MOCH FANADRI     MASTRIP MAS TULUNGAGUNG   413

2 135 KRISDIAN SUYITRNO/DIDIK SOFIAN    ILALANG ADVANTURE                       406

3 124 ANDRESA/EDI PURWANTO                       JEGAL TRENGGALEK                     401

4 149 HADI SETYONO/DARUS                            JABALEKAT BLITAR                            399

5 101 HERU SUKARNO/ARGA                              KENCANA ILALANG ADV               373

 

Kelas Under

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_00_30_kelas%20under.jpg

1 105 MOCH ALFATH/SUGENG PAMUJI            BANTENG MERAH BOJONEGORO        435

2 148 MESSENI/PENDI                                          JABALEKAT BLITAR                                   393

3 128 FERNANDO ALLULANSAH/NOPAN         ATM                                                                 378

4 150 BOWO TRI KUNCORO/BIMO KUNCORO           VOC BLITAR                                      360

5 118 WAWAN PEJE/AGASTYA AFLATUS          BANTENG MERAH BOJONEGORO        350

 

Kelas Upper

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_00_40_kelas%20upper.jpg

1 105 MOCH ALFATH/SUGENG PAMUJI            BANTENG MERAH BOJONEGORO        432

2 146 NUR CAHYONO/ATOK                               SUKABUMI OFFROAD                               412

3 108 DR. SUPRIYANTO.SBP/DIMAS GENJIK    KJT TULUNGAGUNG                             410

4 121 HARTANTO WIWOHO/AGUS WAHYUDI            BUTO BIRO RACING TEAM            361

5 118 WAWAN PEJE/AGASTYA AFLATUS          BANTENG MERAH BOJONEGORO       350

 

Kelas FFA

1 31 DEK RAI / I KADE ERA KURNIAWAN       DASICO RACING MANAGEMENT            BALI 626

2 57 DENDA CIPTA / LINGGA SAPUTRO           SENDANG 4X4                     KARTASURA                         535

3 99 JOKO PERMANA / SUMALI SAMSUL           GALENA LOGISTIC            SIDOARJO                 532

4 13 WISNU MURTI / VIKY EKO              PENDAWA TEAM 4X4        BANYUWANGI                     526

5 72 ALDHY RIVALDHY / NASHIRUDIN            ANTA JAYA RACING TEAM          MAKASAR     515

 

Kelas Eksekutif

1 74 LALU HERMAN / DWI HERMANTO                        GALENA LOGISTIC                        SIDOARJO

2 99 JOKO PERMANA / SUMALI SAMSUL                       GALENA LOGISTIC                        SIDOARJO

3 29 ETONG ANANTA / KACONG                                  DASICO RACING MANAGEMENT           BALI

 

Champ of Champ

1 31 DEK RAI / I KADE ERA KURNIAWAN                   DASICO RACING MANAGEMENT            BALI


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
 Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
JIP TWITTER FEED
Review Produk