KANAL 4Event

JIP - Kunjungan pabrik atau factory visit sudah jadi salah satu kegiatan favorit komunitas otomotif. Pun beberapa kali terlaksana di Tanah Air. Namun, bila komunitasnya adalah MJI (Mercedes Jip Indonesia) yang merupakan kumpulan pemakai dan penggemar Mercedes G-Class, tentu ini menjadi pengalaman istimewa yang sulit dilupakan.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_29_32_DSC08754.jpg

Meski Mercedes G-Class adalah brand Jerman, namun pembuatannya di Austria, tepatnya di pabrik bernama Magna Steyr. Sehingga perjalanan itu meliputi bukan hanya pabrikan Mercedes di Stuttgart, Jerman, tapi juga hingga ke Graz, Austria, langsung ke Magna Steyr. Semakin istimewa lagi, karena peserta dapat kesempatan untuk mengikuti G-Class Experience, langsung di markas besar G-Class. Kesempatan yang langka, karena agendanya hanya 2 kali setahun.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_32_12_DSCF6288.jpg

Ide yang sudah tercetus semenjak tahun lalu itu, baru terlaksana pada 13 hingga 23 Oktober lalu, meliputi 11 hari petualangan di tanah kelahiran sang G-Klasse. Sebanyak 32 orang ikut, terdiri dari 23 anggota MJI beserta keluarganya. MJI juga menjadi klub penggemar Mercedes Benz pertama dari Indonesia yang mendapat pengalaman tak terlupakan di Tanah Bavaria. “Lucunya, mereka heran ketika tahu rata-rata anggota MJI yang berangkat, punya lebih dari satu G-Klasse, he..he..,” imbuh Peter Anugrah, sekjen MJI.

Mereka tak hanya menikmati kunjungan pabrik ke Mercedes Benz dan Magna Steyr di Austria, tapi juga melihat langsung AMG Performance Studio. Bila Anda penyuka Mercedes, pasti kenal dengan nama AMG, yang merupakan suplier performance parts Authorized dari Mercedes. Memiliki produk AMG adalah suatu kebanggaan tersendiri. Dan kali ini, mereka berkesempatan melihat langsung fasilitasnya.

“Kami mengunjungi beberapa tempat spesial, seperti AMG di Affalterbach (tempat pembuatan mesin AMG), Mercedes-Benz Classic Centre di Fellbach (tempat restorasinya Mercedes-Benz Klasik), Mercedes-Benz Museum (tempatnya mobil-mobil Mercedes-Benz dari awal produksi hingga terbaru), Porsche Museum, dan yang terakhir kita mengunjungi Magna Steyr, tempat diproduksinya G-Class,” ungkap Cokorda Adnyana, Presiden MJI, yang akrab dipanggil Cok Nana.

Di Magna-Steyr, mereka melihat secara langsung bagaimana pembuatan mesin bahkan proses produksi G-Class. Ternyata, jip Mercedes itu diproduksi handmade, dari pelat hingga menjadi mobil, dilakukan di Magna Steyr dan dikerjakan oleh tenaga manusia.

Di Showroom Magna Steyr pun, mereka melihat beberapa tipe G-Classe terbaru, termasuk yang tidak tersedia di Indonesia. “Dari G350D, G350D Proffesional untuk offroad, G500, G500 4x4, G63 AMG, G63 6x6, G65, dan G63 Color Edition yang memiliki warna aneh-aneh,” tambah Cok Nana.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_32_35_DSCF6296.jpg

Namun, bagian serunya justru setelah berkeliling di Magna Steyr, ketika peserta diajak ke Shlöck Mountain, sebuah lokasi pegunungan yang memang sering digunakan untuk menguji mobil-mobil G-Class dari pertama kali diproduksi sekitar tahun 1970-an.

“Benar-benar memacu adrenalin, apalagi saat menuruni Shlöck Mountain yang memiliki ketinggian 1.400 meter diatas permukaan laut, dimana kendaraan yang kami tumpangi dipacu dengan kecepatan 150 km/jam di jalanan yang berbatu dan bergelombang, bagaikan naik roller coaster," tambahnya bersemangat.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_32_35_DSCF6907.jpg

Terakhir, peserta diajak untuk test drive dengan mengendarai G-Class varian yang 'aneh-aneh', seperti G63 6x6, 4x4 Square, dan G63. Di tempat test drive tersebut kita diajak memacu kendaraan lebih dari 200 km/jam dengan trek hujan dan disimulasikan bersalju. "Benar-benar WOW, karena dalam kondisi cuaca hujan dan bersalju, kendaraan tersebut tetap stabil," ungkapnya.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_32_12_DSC09833.jpg

Sang Road Captain pada beberapa turing MJI, Dimas Andjasmoro, juga punya pengalaman tak terlupakan. “Saya benar-benar takjub, karena G-Class ini diproduksi benar-benar handmade, mulai dari molding dari frame ke sasis itu dikerjakan oleh manusia. Bahkan untuk mengelas pun dilakukan oleh manusia. Kini saya jadi mengerti kenapa harga G-Class sangat mahal,” kata pria yang akrab disapa Dimdim ini.

Sesi test drive pun benar-benar dinikmati oleh Dimdim. “Bahkan saat di Shlöck Mountain, saya masih merasa biasa saja. Namun, saat menginjak area test drive di Magna, saya sangat excited,” pungkas Dimdim sambil tertawa. “Kalau duit tak terbatas, mungkin saya pilih G6x6. Benar-benar luar biasa handling dan tenaganya, gak seperti mobil roda 6,” ungkapnya mengenaik mobil yang kalau dikurs langsung kira-kira berharga Rp 35 M itu..

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_32_53_DSCF6932.jpg

Begitu juga saat mereka mengunjungi AMG, dimana selama ini Dimdim yang belum pernah mengetahui arti tagline mereka 'One Man One Engine', akhirnya bisa paham di lokasi ini. Ternyata, sejak starting hingga selesai mesin dikerjakan oleh satu orang. Jangan heran hasilnya pun sangat terjaga, kualitas pengerjaan AMG dapat dipertanggungjawabkan, dan memang terbukti di berbagai arena balap.

“Awalnya saya juga membayangkan AMG dan Magna itu sebuah tempat yang sangat besar dan megah. Ternyata tempatnya tidak terlalu besar, tapi sangat rapi dan organize-nya gila-gilaan,” tambahnya.

Dimdim juga mengaku, 'The Ultimate G-Experience Factory Tour 2016' ini adalah sebuah perjalanan yang sangat menyenangkan dan tidak akan pernah ia lupakan. “Padahal saya sudah tidak mau ikut dalam tur MJI ke Eropa tersebut, karena memang kebetulan baru pulang dari Eropa juga. Tapi setelah sedikit dipaksa oleh Cok Nana (Presiden MJI, Red.), akhirnya saya pun berangkat,” ujar Dimdim.

Gak nyesel kan Om?

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_32_53_DSCF7077.jpg

Tiba di Stuttgart, langsung diajak tour AMG Factory, dan mengunjungi AMG Performance Studio. Melihat bagaimana mobil-mobil impian dibuat menjadi kenyataan dengan teknologi AMG.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_32_53_DSCF6915.jpg

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_16_04_29_32_DSC09826.jpg

Di Mercedez Benz Museum menikmati koleksi koleksi Mercedes Benz dari berbagai tipe dan tahun pembuatan, dari mobil lawas hingga model terbaru di era modern.

 

Mengunjungi Mercedes Benz G Class Factory, G Experience Tour arrange by MJI.

 


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
 Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
JIP TWITTER FEED
Review Produk