KANAL 4News

Sang Pioneer
TLC Life
Bundera
Penulis : Suryo Sudjatmiko | Foto : JIP

JIP - Perjalanan hidupnya tergolong singkat, namun bagi cukup membekas, sehingga tak sedikit orang terutama orang Indonesia menyebutkan marga keluarga jip ini dengan namanya. Terbukti hingga kini tidak sedikit orang yang menyebut Land Cruiser 70 series sebagai Bundera.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_20_03_35_15_1984_toyota_landcruiser_70_series_01-0924-2000x1067.jpg

Tidak salah, namun tidak sepenuhnya benar. Pada dasarnya Bundera adalah 70 series yang dikembangkan sebagai kendaraan light duty pada November 1984, dan mulai dipasarkan pada medio tahun 1985.

Bundera mengambil sebagian besar desain bodi maupun interior dari keluarga 70 series. Hanya saja untuk membedakannya, Toyota memberikan sedikit sentuhan pada muka Bundera, dimana desain mukanya tidaklah terlalu menguncup seperti kebanyakan 70 series. Selebihnya, selain dimensi panjang, tidak ada yang membedakan lagi antara Bundera dan 70 Series biasa.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_20_03_35_15_DSC_1275.jpg

Ihwal kehadiran Bundera tak lepas dari efek krisis energi pada awal tahun 1980-an. Toyota merasa bahwa pasar membutuhkan sebuah jip yang tetap handal, namun hemat dalam penggunaan bahan bakar. Bagai menyelam minum air, sepertinya Toyota ingin pula menancapkan imagenya sebagai pembuat jip hemat bahan bakar.

Langkah ini sebenarnya sudah dimulai dengan Toyota Blizzard yang tak lain merupakan penamaan ulang dari Daihatsu Taft pada tahun 1980. Namun Toyota menginginkan lebih. Brand Land Cruiser harus dipertahankan nilai rapornya akibat terimbas krisis yang cukup membuat pelaku industri otomotif babak belur itu.

Pilihan membuat kendaraan irit sepertinya bukan suatu solusi yang cukup gemilang jika tidak diikuti dengan inovasi baru. Suspensi dengan per keong yang lebih nyaman dan moderen menjadi formulasi yang disertakan pada sosok jip yang akan diperkenalkan ini. Hal ini merupakan sesuatu yang baru dalam industri otomotif Jepang pada saat itu, karena belum satu pun pembuat jip atau pun SUV yang menggunakan sistem suspensi ini.

Sosok ini dikenal sebagai Land Cruiser II atau yang kita kenal juga sebagai Bundera. Dengan kehadiran Bundera ini, maka praktis keluarga 70 series terbelah menjadi dua, tipe heavy duty dan light duty , yang mana tipe terakhir ini digawangi oleh Bundera.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_20_03_35_15_2007_toyota_landcruiser_70_series_01-0924-2000x1066.jpg

Land Cruiser Bundera hanya tersedia sebagai SUV dengan sumbu roda pendek alias short wheelbase (SWB) dan tersedia dalam beberapa varian, atap yakni atap metal (tin roof), RFP (reinforced fiber plastic) roof dan softtop.

Terdapat tiga varian mesin yang ditawarkan, yaitu mesin bensin 22R 4 silinder 2.367 cc, mesin diesel 2L 4 silinder 2.446 cc, dan mesin diesel turbo 2L-T 4 silinder 2.446. Sedangkan untuk transmisi, keseluruhannya merupakan girboks manual di mana tipe bensin menggunakan girboks G52, sedangkan diesel mengunakan R150 dan R151. Komposisi girboks dan mesin yang sama dengan yang dipergunakan Toyota Hilux ataupun 4Runner. Sesuai dengan tradisi kodefikasi Land Cruiser, Bundera yang bermesin 22R memiliki kode RJ70, sedangkan yang bermesin diesel 2L maupun 2L-T berkode LJ70.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_20_03_35_36_mesin%2022R.jpg

Dikarenakan beredar di beberapa negara, maka time line Bundera pun memiliki perbedaan, terutama pada panjangnya masa edar. Di Jepang, Bundera beredar mulai tahun 1984 hingga 1989 saja, sedangkan di Australia, Land Cruiser kecil ini beredar lebih lama hingga tahun 1992.

Reaksi positif pasar terhadap jip yang satu ini justru membuahkan pemikiran tersendiri bagi Toyota. Pasar menginginkan Bundera yang mampu mengangkut penumpang lebih banyak lagi, namun memiliki kenyamanan seperti yang mampu disajikan oleh Bundera.

Di tahun 1990, Toyota menjawab dengan diperkenalkannya ‘Bundera’ yang mampu mengangkut penumpang lebih banyak. Sayangnya, kemunculan versi baru dari Bundera ini sekaligus merupakan akhir dari dipergunakannya nama Bundera atawa Land Cruiser II.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_20_03_35_15_DSC_7840.jpg

Jenis baru ini dikenal sebagai Land Cruiser Prado. Di mana komposisi mesin dan girbks ini tetap dipergunakan Prado berseri 70 hingga tahun 1993, saat penggantian mesin bensin 3RZ-FE untuk tipe bensin dan 1KZ-TE untuk tipe diesel.

 

Seputar Bundera

Nama Bundera diambil dari bahasa Portugis yang memiliki arti ladang. Seperti layaknya sebuah ladang, Bundera dapat diumpamakan sebagai tempat penyemaian bibit-bibit teknologi bagi SUV Toyota.

Jip ini menyumbangkan suspensi per keong yang dipergunakan pada tipe Land Cruiser lain. Pengguna teknologi suspensi yang dikembangkan dari Bundera adalah Land Cruiser 80 series. Teknologi suspensi pada Bundera ini sepenuhnya dipergunakan oleh 80 series pada suspensi depan maupun belakang.

Sementara untuk keluarga 70 series sendiri, sistem suspensi ini baru dipergunakan pada tahun 1999, dan itupun sebatas pada suspensi depan saja. Tipe 70 series yang sepenuhnya merupakan kelas heavy duty ini tetap konsisten menggunakan per daun sebagai suspensi belakangnya.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_03_20_03_35_36_IMG_3702.jpg

Spesifikasi

Model                          : 2 door, soft top atau hardtop

Wheelbase                   : 90 inci

suspensi                       : solid axle with coil spring (depan dan belakang)

sasis                             : ladder frame

mesin   diesel               : 2L   2446cc diesel  4 silinder SOHC

                                     2LT 2446cc turbo diesel 4 silinder SOHC

Mesin bensin               : 2RR 2367cc 8 valve SOHC

Transmisi                     : manual 5 speed

Transfercase                : 2 speed part time

Gardan                        : Rigid axle (depan dan belakang)


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
 Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
Restorasi Custom | Daihatsu Delta DV26 1977
JIP TWITTER FEED
Review Produk