KANAL 4Modifikasi

Si Baron
Restorasi
Series III 109 LWB 1980
Penulis : Ferlie Milawanti | Foto : Ferlie Melawati

JIP - Siapa menyangka sang punggawa PT. Kalimas AI (Mercedes Benz) Yogyakarta melirik Land Rover Series? Apa yang sebenernya membuat pria ini tertarik pada kuda alumunium asal Inggris ini?

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_25_47_LEAD.jpg

Ibarat pepatah mengatakan "Racun yang baik itu menebar secara perlahan tapi pasti," itu diakui oleh Irawan Budiyanto, pemilik PT. Kalimas AI. Rupanya racun itu dibawa oleh Wawan Hardiyanto selaku Service Consultant di dealer resmi Mercedes Benz. Wawan cukup lama memiliki Seri 3 sebagai tunggangan hariannya. "Sebelumnya, saya sempat izin cuti untuk mengikuti acara turing tahunan JLRC, alih-alih Pak Irawan mulai penasaran dan tertarik pada Series saat itu," cetus Wawan yang akrab disapa Bang Growal.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_25_47_sub%20lead.jpg

"Buat saya, bentuk kotak itu klasik," ungkap Pak Irawan yang selalu penasaran dengan hal baru. Bak mendapatkan obyek mainan baru, tak tanggung-tanggung dia membeli tiga unit Series dalam waktu yang berdekatan. Karena saat itu dia memiliki proyek sampingan yang mengharuskan jip tangguh sebagai kendaraan utamanya, tanpa ragu Pak Irawan lekas mengirimkan dua unit Series ke Batam.

Sekitar Oktober tahun 2012 menjelang turing JLRC (Jogjakarta Land Rover Community) ke Bromo, si Baron, sebutan untuk Series Ausy miliknya, diperoleh dari Surabaya. Nama Baron sendiri datang dari Setia Budi sang pemilik sebelumnya. Baron adalah gelar untuk bangsawan Inggris. Setia Budi pun tak keberatan nama itu masih dipakai oleh Pak Irawan.

Land Rover versi Militer Ausy ini tetap berasal dari Inggris, hanya perakitan dan karoseri dilakukan di Australia, meski spesifikasinya berbeda dengan versi sipil. Iya, ini Landy ketiganya. Uniknya, bagi pemilik dealer sekelas Pak Irawan, sebenarnya mudah saja membeli sebuah Defender baru nan mengilap dari showroom, namun bukan itu yang ia cari. "Beli Defender itu nggak ada seninya," cetusnya.

"Aku beli dari Setia Budi, adiknya Pak Dehan. Kebetulan ada meeting Mercy di Surabaya, aku berangkat sama Bang Growal. Begitu lihat Landynya, langsung tertarik dan dibawa langsung oleh Bang Grow sendiri," ungkap Pak Irawan yang hobi fotografi.

Seperti semua Series yang lain, pasti ada kisah unik dibalik perjalanan si Baron, saat diboyong ke Jogja. Kondisi si Baron terbilang masih segar karena oleh pemilik sebelumnya sempat dicat ulang warna Mustard Yellow. Namun si Baron ternyata tak dilengkapi dengan tanki bensin. Optimis mesin dan girboks sehat, tanki pun digantikan jerigen selama perjalanan dari Surabaya ke Jogjakarta. Ada-ada saja. Hehe.

"Selama perjalanan ke Jogja cuma pakai satu lampu, fanbelt juga sempat lepas namun tetap digas aja sampai Jogja pelan-pelan," cetus Bang Growal yang sudah bergabung dengan PT. Kalimas sejak 1994. Pak Irawan pun gencar mengikuti acara turing ke Bromo, namun karena waktu sudah tak lagi berpihak, sang pemilik hanya sempat servis ganti oli. “Bikin tanki juga nggak kekejar, terpaksa pinjam tanki milik teman. Selama perjalanan bikin sengsara, tapi malah jadi ketagihan naik Series," ujar Pak Irawan sambil ketawa.

Sang pemilik mengusung konsep Back to Basic Good Looking. Sepulang dari Bromo, Pak Irawan mulai servis besar-besaran terutama bagian kaki. Pengerjaan dilakukan sendiri oleh Bang Growal bersama timnya, selama setahun. "Lumayan lama sih karena disambi-sambi," imbuhnya.

Terkesan dengan keunggulan serta kelemahan Land Rover Series tampak pada mimik wajah Pak Irawan. "Sejak punya Landy, merasa memiliki family baru karena persaudaraan diantara pemakai Series sangat luar biasa. Walaupun tak kenal, jika bertemu di jalan pasti lambaikan tangan kasih salam. Lalu rasanya wow setelah merasakan kemampuan jelajah Series saat offroad memang luar biasa, walaupun dengan kemampuan 86 hp,” jelasnya. Ia pun bercerita, ingin memberikan pengalaman baru pada Johan, sang buah hatinya.

Sebelum menutup obroalan, suami dari Aga Aystratika ini sempat menyebut, "Series itu seperti kuda liar diawalnya, tapi sekarang sudah dapat dijinakkan." Sampai detik ini siapa sangka pemilik dealer Mercy justru menjadi pengepul Landy dan memiliki 6 unit Series.

Hahaha...

Jok depan tetap menampung 3 orang namun diganti dengan jok lokalan. Model sandaran kepala dirasa mumpuni untuk turing jauh.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_27_57_Seri%203%20Ausy%20(9).jpg

Lampu utama bawaan pabrik terpaksa ditinggalkan karena dirasa lebih terang, ganti dengan Hella. Antena HF yang terpampang di atas bullbar demi memenuhi hobi radio amatir sang pemilik. Braket-braket untuk kelengkapan aksesori militer masih terpasang diatas spakbor. Pilihan spion Defender dirasa masuk dengan konsep good looking.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_25_47_Seri%203%20Ausy%20(3).jpg

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_26_54_Seri%203%20Ausy%20(4).jpg

Rencananya akan dipasang winch depan dan belakang untuk recovery disaat jelajah offroad.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_25_47_Seri%203%20Ausy%20(1).jpg

Bulkhead dicat ulang mengikuti warna bodi karena sudah berkarat. Braket altenator juga diperbaharui.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_28_33_Seri%203%20Ausy%20(19).jpg

 Per bawaan diganti dengan per parabolic, begitu pula dengan bos per. Sedangkan poweersteering merk Toyota dirasa fleksibel dengan dudukan standar.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_28_33_Seri%203%20Ausy%20(17).jpg

 Kanvas dari pemilik sebelumnya ditanggalkan, ganti dengan kanvas custom.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_27_57_Seri%203%20Ausy%20(13).jpg

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_27_57_Seri%203%20Ausy%20(14).jpg

Kaca depan dan kaca jendela berlabel Triplex Toughened masih asli bawaan pabrik.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_25_47_Seri%203%20Ausy%20(2).jpg

 VIN yang tertempel pada dudukan jok penumpang menjadi bukti keaslian Seri 3 versi militer.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_26_54_Seri%203%20Ausy%20(8).jpg

 Mika lampu belakang tampak mulus diganti dengan merk aftermarket.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_17_01_28_32_Seri%203%20Ausy%20(16).jpg

Tambahan booster pada kopling dirasa meringankan tugas pengendara, kopling standar terasa berat.

 

Spesifikasi Teknis

Kendaraan                   : Land Rover Series III Australian Military Version

               109 LWB 1980

Wheelbase                   : 109 inch

Mesin                           : OEM 6 silinder inline 2.6L

Karburator                   : Stromburg

Transmisi                     : OEM series III

Tranfercase                  : Land Rover Series II

Final gir                          : 4.7:1

Gardan                           : OEM series III (depan), OEM Salesbury (belakang)

Pelek                               : Compomotive 15"

Ban                                  : GT Radial Komodo Extreme 33"

Powersteering               : Toyota Commando

Per                                   : Parabolic

Sokbreaker                  : Procom

Discbrake                    : Ex Mitsubishi

Spion                           : Defender


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
MEX DIRTHBIKE part 4
MEX DIRTHBIKE part 4
JIP TWITTER FEED
Review Produk