KANAL 4Event

JIP - Kamis, 20 April 2017. Meratus Expedition Dirtbike hari ini lanjut dari Barabai menuju Sengayam. Selain itu mereka juga membentuk team untuk mencari salah satu peserta yang sempat tidak diketahui rimbanya selama 40 jam alias menghilang dari rombongan.

“Rabu sore kami mengirim 2 orang official ke daerah simpang alupi tempat terakhir Wisnu (peserta yang hilang) terpisah” mulai Dokter Azis menjelaskan. Infonya dari peserta juga ada berita bahwa ada yg masyarakat yang melihat rider dgn ciri-ciri persis seperti Wisnu melintas di daerah Km 32 Kahelaan. Mereka juga mencoba melacak koordinat terakhir sinyal handphone tetapi yang terdeteksi terakhir adalah hari senin malam, sedangkan Wisnu hilang hari selasa sore. “Jadi, tidak match”, tambah dokter Azis.

 

Rabu malam mereka rapat lagi untuk membahas rencana pencarian dengan fokus pada keterangan penduduk yang melihat Wisnu melintas di Km 32. Atas keputusan rapat, diberangkatkan 3 tim rescue pada hari Kamis subuh dibawah pimpinan leader MeX Dirtbike Teddy Wibowo, 3 tim berkekuatan 8 rider fokus mengepung Km 32 dari 3 arah. Selain itu juga mereka menghubungi teman-teman lokal untuk secepatnya ke Km 32 dini hari.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_21_04_52_31_IMG_4121.jpg

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_21_04_52_31_IMG_4122.jpg

Hari ini, Kamis 20 April jam 11.45 siang akhirnya usaha mereka membuahkan hasil. “Alhamdulillah .. 11.45 hari ini (Kamis, 20 April) Aki Wisnu sudah sama saya dalam keadaan baik, dan saat ini kita sudah menuju BC-02 .. terima kasih atas doa dan support dari teman-teman semua” begitu bunyi SMS dari Opa Teddy.

Ini keterangan dari Wisnu : Kahelaan village – Kami riding ber-3 tinggalkan BC-01 sungai burung. Masuk wilayah gunung es setelah pohon tumbang, saya mulai terpisah tapi tetap lanjut karena perkiraan waktu masih siang dan dari GPS terlihat jarak menuju BC-02 masih 84 km.

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_21_04_52_32_IMG_4124.jpg

Hujan cukup lebat saat saya masuk kampung terakhir menuju single track arah hutan. Informasi dari penduduk, dua motor sudah lewat lebih dahulu. Ternyata jalur ini penuh dengan jembatan-jembatan kecil dan di jembatan ke-4 ada masalah. Jembatan tersebut dalam kondisi patah. HARUSNYA saya back track karena untuk melewati jembatan patah sendirian itu tidak safety/aman. Tapi dengan pertimbangan di GPS ada jalur patahan di depan, biasanya pasti ketemu jalur open track, jadi agak maksakan diri coba lewatin jembatan tersebut sendiri .

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_21_04_52_32_IMG_4123.jpg

Kesalahan fatal yang harusnya TIDAK BOLEH dilakukan. Bener, kejadian saat motor di turunkan motor meluncur tidak tertahan dan posisi saya terjepit oleh beban motor dengan kayu yang patah. Sempat terdengar suara motor yang back-track tapi teriakan saya kalah dengan lebatnya pepohonan. Kira-kira 3 jam lebih saya berusaha keluar dari himpitan motor, Alhamdulillah, akhirnya bisa lepas.

Waktu sudah hampir jam 5 sore tenaga habis, air habis, lalu saya putuskan untuk RECOVERY dengan cara buka tenda. Bermalam di hutan di temani suara macanyang salah satunya adalah suara macan liangdi kejauhan ( tahu dari warga esoknya karena di kampung semalaman semua laki-laki berjaga-jaga karena tersebut suara tidak berhenti berbunyi).

Saya berusaha untuk kembalikan kondisi fisik agar kuat jalan kaki back-track esok paginya ke kampung terakhir, karena posisi motor masih dalam posisi terjepit jembatan yang patah dan tidak mungkin di tarik satu orang sendirian. Jam 09.00 pagi hari rabu setelah beres-beres tenda, sambil jalan pincang, saya jalan back track dan tiba di kampung terakhir jam 13.15.

Kampung KOSONG karena semua ke ladang untuk ambil hasil panen. Sekitar Jam 16.00 sore, penghuni kampung mulai datang ( kampung Kahelaan bawah hanya ada 7 rumah saja) Setelah rembugan akhirnya diputuskan motor di ambil malam itu juga, tapi saya baru diijinkan jalan menuju Penggaron jika ambil jalan potong arah BC-05 Mantewe, karena kalau kejar BC-04 masuk jalur sendiri bisa terulang kejadian kemarin.

Jam 21.30 motor berhasil di evakuasi ke rumah warga. Kesalahan kedua adalah tidak mengutus salah satu warga untuk beri kabar ke nomer telepon teman-teman lainnya karena lokasi tersebut tidak ada signal.

Kamis pagi setelah selesai sarapan tiba-tiba tim utusan rescue dari tim Bidawang tiba di rumah warga dan akhirnya kami jam 9.30 bergerak dengan tujuan Penggaron. Di sekitar masjid desa Kahelaan saya bertemu juga dengan tim rescue mas Sovan dan Yadi, lalu tidak lama kemudian jumpa mobil Official Opa Teddy bersama bang Dul dan Wawan. Di jalan ketemu juga dengan para penyisir jalur gunung es H. Kair, Avik, Mumu, Ocong dan di sambut di Binuang oleh Bang Lian dan Mas Black. 

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_21_04_52_31_IMG_4126.jpg

Alhamdulillah, terimakasih atas doa semua dulur dan tim rescue (maaf apabila ada yang tidak kesebut). Terimakasih kepada warga Kahelaan dan mohon maaf jadi mengganggu kelancaran event MEX 2017. Kira-kira demikian penjelasan dari Wisnu, salah seorang rider yang sempat hilang. Saat ini Wisnu sudah bergabung lagi dengan semua peserta untuk lanjut riding hari ini dari Barabai ke Sengayam, Kotabaru. “Alhamdulillah semua lancar dengan obstacle lumpur dalam dan V sungai, jembatan rusak dan penurunan yang hampir 90 derajat serta sungai yg dalam. Peserta masuk ke BC-03 hari ini sekitar jam 15.00 siang” tutur Dokter Azis. Semangat terus Riders Dirtbike, lusa sudah finish!!

http://jip.grid.id/gallery/jip/gallery/large/2017_04_21_04_54_23_IMG_4125.jpg


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
MEX DIRTHBIKE part 4
MEX DIRTHBIKE part 4
JIP TWITTER FEED
Review Produk